top of page

🇮🇩 Sarah Azhari Perluas Karier Internasional, Hadir sebagai The Oracle dalam Game GravePark Produksi Amerika

9 hours ago
3 min read

LOS ANGELES, 26 Oktober 2026 — Aktris, penyanyi, dan figur hiburan Indonesia, Sarah Azhari, resmi memasuki dunia industri game internasional melalui keterlibatannya dalam Goathead’s GravePark, sebuah game mobile terbaru yang dikembangkan oleh perusahaan hiburan berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat.


Dalam proyek tersebut, Sarah diperkenalkan sebagai The Oracle, karakter misterius yang menjadi bagian dari dunia supernatural GravePark. Kehadirannya menandai perkembangan baru dalam perjalanan karier seorang entertainer yang telah dikenal publik Indonesia selama puluhan tahun.

Kolaborasi ini sekaligus memperlihatkan bagaimana talenta Indonesia dapat terus menjangkau berbagai bidang hiburan, termasuk industri game yang semakin terhubung dengan dunia perfilman dan musik.


Dari Dunia Perfilman Indonesia ke Panggung Hiburan Internasional

Nama Sarah Azhari telah lama dikenal dalam industri hiburan Indonesia. Melalui perjalanan kariernya sebagai aktris, penyanyi, dan figur televisi, Sarah membangun identitas yang kuat serta menjadi salah satu sosok yang dikenal oleh berbagai generasi penonton Indonesia.

Pengalamannya di dunia hiburan mencerminkan kemampuan untuk terus beradaptasi dengan perubahan industri, sekaligus mengeksplorasi peluang kreatif di luar bidang yang telah membesarkan namanya.

Seiring berkembangnya industri hiburan global, Sarah terus memperluas jangkauan kariernya melalui berbagai proyek musik dan kolaborasi kreatif lintas negara.

Kini, melalui keterlibatannya dalam Goathead's GravePark, Sarah memasuki babak baru dalam perjalanan profesionalnya, membawa pengalaman dan identitasnya sebagai entertainer Indonesia ke dunia hiburan interaktif yang menjangkau audiens internasional.


Perjalanan Musik Sarah Azhari: Dari Peluk Aku Cium Aku hingga Dance to Survive dan Near or Far


Di luar dunia akting, Sarah Azhari memiliki perjalanan panjang di industri musik Indonesia. Salah satu karya awalnya adalah Peluk Aku Cium Aku (1999), yang menjadi bagian dari kiprahnya sebagai penyanyi pada akhir era 1990-an.


Setelah menjalani masa vakum dari industri musik, Sarah kembali aktif berkarya pada masa pandemi COVID-19. Pada 2021, ia merilis Dance to Survive, sebuah lagu dance-pop yang menjadi simbol semangat, ketahanan, dan harapan di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.


Lagu tersebut memiliki makna personal bagi Sarah, yang juga pernah terinfeksi COVID-19. Melalui musik, ia menyampaikan pesan positif kepada para pendengar, khususnya mereka yang tengah menghadapi masa-masa sulit akibat pandemi. Perilisan ini sekaligus menjadi salah satu momentum penting dalam kembalinya Sarah ke industri musik.

Pada 2022, Sarah melanjutkan perjalanan musikalnya melalui Near or Far, sebuah rilisan pop emosional yang diproduksi bersama ASTRØMAN di bawah naungan Goathead Records. Lagu ini mengeksplorasi tema kehilangan, kerinduan, dan hubungan emosional yang tetap bertahan meskipun terpisahkan oleh jarak.


Setahun kemudian, Sarah kembali memperluas katalog musiknya melalui You and I (2023), sebuah kolaborasi bersama Rahma Azhari.


Dari karya-karya awalnya di Indonesia hingga rilisan internasional bersama Goathead Records, perjalanan musik Sarah mencerminkan kemampuannya untuk terus berkembang dan menemukan ruang kreatif baru. Kini, melalui keterlibatannya sebagai The Oracle dalam GravePark, Sarah kembali memperluas portofolio profesionalnya dengan memasuki dunia hiburan interaktif, mempertemukan pengalaman panjangnya dalam film, televisi, dan musik dengan industri game.



Memasuki Dunia GravePark sebagai The Oracle


Oracle In Mobile Game © 2026
Oracle In Mobile Game © 2026

Dikembangkan dalam lingkungan kreatif Goathead, GravePark menghadirkan pengalaman yang menggabungkan eksplorasi, musik, humor gelap, serta karakter-karakter unik dalam sebuah dunia supernatural.


Game ini juga memperkenalkan konsep penemuan musik melalui pengalaman bermain, termasuk Museum Jukebox, sebuah fitur yang memungkinkan pemain membuka pengalaman musik dengan mengumpulkan piringan hitam selama permainan.

Sarah Azhari bergabung dalam dunia tersebut sebagai The Oracle, sosok misterius yang menjadi bagian dari deretan karakter GravePark.


Kehadirannya menghadirkan dimensi baru bagi proyek ini, sekaligus mempertemukan figur hiburan Indonesia dengan sebuah produksi kreatif asal Amerika Serikat.

Bagi Sarah, kolaborasi tersebut merupakan kelanjutan dari perjalanan karier yang telah mencakup berbagai bentuk ekspresi artistik, mulai dari film dan televisi hingga rekaman musik dan kini industri game.


Babak Baru dalam Karier Internasional


Keterlibatan Sarah Azhari dalam GravePark menjadi contoh bagaimana perjalanan seorang entertainer tidak harus terbatas pada satu industri.

Dengan semakin terbukanya hubungan antara musik, perfilman, teknologi, dan hiburan interaktif, kesempatan bagi figur publik untuk menjangkau audiens baru juga semakin berkembang.


Bagi Goathead, proyek ini menjadi bagian dari pengembangan perusahaan di bidang musik, media, dan hiburan digital. Sementara bagi Sarah, GravePark menambah satu lagi karya internasional dalam perjalanan profesionalnya.


Dari perfilman Indonesia yang pernah hadir di Festival Cannes, rilisan musik seperti Dance to Survive dan Near or Far, hingga penampilannya sebagai The Oracle, Sarah Azhari terus menunjukkan bahwa perjalanan kreatif seorang entertainer dapat berkembang melampaui batas industri dan geografis.

Goathead’s GravePark kini tersedia secara gratis melalui Apple App Store dan Google Play.

 
 
bottom of page